By | July 18, 2020

Media untuk menabung telah mengalami perubahan seiring perkembangan zaman dan teknologi yang semakin maju. Berbagai macam jenis menabung dapat dilakukan seperti sekarang ini, misalnya menabung di bank, menggunakan celengan, disimpan di dalam brankas, investasi, dan lain sebagainya. Kebiasaan menabung memang tidak dapat dilakukan oleh semua orang. Karena kehidupan setiap orang yang berbeda-beda maka kita juga tidak pernah tahu berapa besar kecilnya pendapatan dan pengeluaran yang mereka miliki.

Kalau dalam menabung uang kamu bisa diambil atau dicairkan kapan saja, beda ceritanya dengan investasi. Investasi adalah perencanaan keuangan yang sifatnya jangka panjang dan butuh proses serta waktu untuk mencairkannya. Namun sebagai bentuk penanaman modal, investasi sangat berguna untuk masa depan kamu.

Meski terlihat sepele, tapi jangan lewatkan hal ini ya, guys! Sebab, semakin sering kamu melihat note itu maka semakin mudah juga untuk tercapai. Apalagi sifat borosmu itu, Amanat.id sudah merangkumnya, suggestions agar kamu komitmen untuk menabung. Tanpa disadari jika kita terlalu banyak berbelanja membuat makanan yang kita beli harus terbuang. Mulai dari sekarang, berusahalah secara sadar untuk menggunakan semua yang Anda beli dan Anda akan menghemat banyak uang.

hal yang bisa kita lakukan untuk menabung

Sedari dulu, kegiatan saving atau menabung adalah kegiatan yang sangat penting untuk dilakukan. Namun, tak sedikit yang masih merasa kesulitan dalam mempraktikannya. Ya, terlebih biaya kebutuhan yang semakin meningkat dan cicilan atau hutang-hutang yang belum terbayar, menjadikan kegiatan menabung hanyalah sebagai wacana. Demikianlah beberapa suggestions menabung cerdas walaupun berpendapatan UMR yang dapat Parent Pinters coba.

Pastikan kamu menabung secara maksimal, supaya impian tersebut tercapai. Sehingga kamu memiliki semangat dan motivasi untuk mengumpulkan uang. Persentase besaran dana yang dapat dikeluarkan untuk investasi berkisar dari 20%-40% dari pendapatan yang didapat. Kamu harus pastikan bahwa kebutuhan primer sudah tercukupi sebelum melakukan investasi ya. Dengan mengetahui kapan kamu ingin mendapatkan keuntungan, kamu akan tahu berapa dana yang harus dikeluarkan dan jenis produk investasi yang harus kamu ambil. Setiap jenjang usia punya kebutuhan dan tuntutan finansial yang berbeda-beda.