By | July 20, 2020

Lalu, investor moderat yaitu investor yang masih bisa menerima fluktuasi harga, berharap modal awalnya tidak habis sama sekali, dan sudah cukup puas bila investasinya tumbuh melampaui tingkat inflasi dan deposito bank. Terakhir, investor agresif, yaitu investor yang siap mengambil risiko kehilangan modal investasi, nyaman dengan fluktuasi harga yang tajam karena menginginkan investasinya berkembang berkali lipat di atas bunga deposito . Aspek pajak atas instrumen investasi dilihat dari penghasilan yang diterima atau diperoleh baik oleh orang pribadi maupun badan dari transaksi penjualan saham di bursa efek dipungut pajak penghasilan yang sifatnya ultimate.

Investasi tanah atau properti menjadi populer bisa jadi diakibatkan karena timbulnya kelangkaan. Persediaan tanah yang tersedia tidak akan bertambah sedangkan populasi penduduk terus meningkat. Ini berarti permintaan akan tanah dan properti akan lebih tinggi dari persediaannya sehingga mengakibatkan harganya semakin tinggi.

Investasi

Seperti juga properti, harga emas cenderung selalu mengalami kenaikan dan tidak terpengaruh oleh inflasi. Kalau Anda mencari bentuk investasi yang mudah, aman dan nilainya cenderung selalu naik bisa memilih emas atau logam mulia yang lainnya. Terlebih, sekarang juga sudah bermunculan berbagai platform digital yang memungkinkan Anda berinvestasi emas secara digital. Properti merupakan jenis investasi konvensional yang sudah dilakukan orang sejak dulu. Investasi properti sendiri dapat berupa investasi tanah, rumah, ruko, apartemen dan berbagai jenis bangunan lainnya.

Masyarakat, khususnya generasi muda, saat ini dapat mengakses banyak instrumen investasi dari genggaman tangan dan membelinya dengan harga terjangkau. Pertama, dia tidak memiliki tujuan dan FOMO sehingga hanya ikut-ikutan yang sedang tren. Kedua, serakah dan menganggap investasi adalah jalan pintas untuk meraih kekayaan dalam waktu singkat sehingga memiliki ekspektasi yang tinggi bahwa semua investasi menguntungkan. Kesalahan umum yang sering ditemukan pada investor pemula adalah ketidakkonsistenan dalam mengalokasikan dana untuk investasi. Jika seorang investor bisa mengelola aset investasinya dengan baik, bukan tidak mungkin dia meraih kondisi merdeka secara finansial. Dia bisa menghidupi kebutuhan sehari-hari dari keuntungan investasinya tanpa khawatir.

Jika dibandingkan dengan tiga jenis investasi sebelumnya, risiko investasi saham terbilang yang paling tinggi. Butuh pemahaman dan analisa yang cukup mendalam sebelum memutuskan untuk membeli saham sebuah perusahaan. Namun sebagai alternatif, saat ini ada reksa dana saham yang risikonya lebih rendah namun memiliki potensi return mendekati investasi saham. Investasi jangka pendek merupakan investasi yang memungkinkan kamu untuk mendapatkan keuntungan kurang dari tiga tahun dan dapat langsung kamu konversikan dengan uang atau jual. Namun, perlu diingat bahwa investasi jangka pendek ini memberikan return yang lebih kecil sehingga cocok untuk memenuhi kebutuhan dalam waktu dekat.

Investasi jangka pendek hanya membutuhkan waktu kurang dari satu tahun dengan tujuan sama yakni mendapatkan keuntungan. Biasanya, investasi jangka pendek cenderung akan dijual kepada orang atau perusahaan lain. Sedangkan investasi jangka panjang yakni melakukan penanaman aset dalam jangka waktu panjang. Yang pasti, investasi jangka panjang membutuhkan waktu yang cukup lama, bisa sampai satu tahun atau lebih untuk mencapai keuntungan yang tinggi.

Menurut data terbaru dari Kustodian Sentral Efek Indonesia , per akhir Maret 2021 jumlah investor saham ritel tercatat sudah mencapai 2,17 juta akun investor. Hal ini menunjukan pertumbuhan 28,40% dari akhir tahun 2020 untuk pertambahan Single Investor Identification . Hal ini yang memotivasi Galeri Investasi Trisakti School of Management untuk membuat webinar dengan tema “Investasi yang Cocok untuk Mahasiswa” dengan mengundang Bpk. William Hartanto sebagai pembicara dan juga selaku Analis Pasar Modal, Pengajar Teknik Trading Saham, Penulis Buku dan juga Narasumber Media Elektronik dan Media Cetak. Berdasarkan pada pengenalan pada profil investasi, maka seseorang bisa memilih jenis serta produk investasi yang cocok dengan dirinya.