By | May 16, 2020

Hal itu, kata dia, dikarenakan saat membawa ikan dari lokasi penangkapan ke pelabuhan untuk diteruskan ke pasar itu belum dilakukan dengan baik. Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia Risyanto Suanda mengatakan, pemrosesan ikan dari penangkapan hingga ke pasar menjadi faktor utama yang menghambat ekspor ikan di Indonesia. Mata kuliah ini membahas tentang semua penyebab penyakit dalam akuakultur, perubahan patologi pada ikan akibat penyakit infeksius yang disebabkan oleh virus, bakteri, toksikan, neoplasma, patologi invertebrata, dan penyakit infeksius pada krustasea. Mata kuliah ini membahas tentang nilai nutrisi, metabolisme karbohidrat, metabolisme lipida, metabolisme asam animo, metabolisme vitamin dan mineral, bahan pakan, probiotik, antinutrisi, antioksida, defisiensi nutrisi, bioenergi dan kecernaan untuk mendukung akuakultur.

Masyarakat tidak khawatir dengan kecukupan modal, kecukupan bahan baku, kecukupan infrastruktur dan aksesibilitas serta kecukupan akan adanya pasar yang menyerap komoditi tersebut. PT. MJW Seafood Merupakan perusahaan perseroan terbatas yang bergerak di bidang usaha perdagangan hasil perikanan untuk di ekspor ke beberapa negara tujuan. Andi Sudirman pun mendengar permasalahan maupun kendala yang dialami oleh para pengusaha eksportir. Dimana diantaranya harga ekspor shipping line yang naik, pengurangan kuota kontainer untuk barang yang diekspor, dan lainnya. Agung menyatakan Singapura memiliki teknologi transportasi yang jauh lebih baik dari Indonesia sehingga mampu menjaga kualitas ekspor dengan baik. Hal ini yang membuat Singapura menjadi wilayah hub bagi ekspor ikan hias di dunia.

Membuat Ekspor  ikan

Selain itu, dengan tertib dalam administrasi, produk Anda bahkan bisa dipromosikan sebagai contoh yang baik dalam dunia ekspor perikanan. Selalu ada hikmah di balik musibah, seperti pandemi virus corona Covid-19, ternyata memberikan berkah untuk ekspor ikan segar. Namun di luar urusan regulasi, ada beberapa faktor yang mempengaruhi pasokan ikan dalam negeri. Misalnya, faktor jumlah, ukuran, dan alat tangkap dari kapal operasi yang menjadi sumber produksi.

Menentukan titik atau tahap prosedur operasional yang dapat dikendalikan untuk menghilangkan bahaya atau mengurangi kemungkinan terjadinya bahaya tersebut. CCP berarti setiap tahapan didalam produksi pangan dan/atau pabrik yang meliputi sejak bahan baku yang diterima, dan/atau diproduksi, panen, diangkut, formulasi, diolah, disimpan dan lain sebagainya. Membutuhkan sistem keamanan pangan yang sejalan dengan program yang sejalan dengan jaminan mutu. Anda harus memastikan sarana dan prasarana dalam tempat pengolahan tersebut terpenuhi dengan baik dan berkualitas. Tapi mereka punya standar sertifikasi mereka dapat bonus premium tambahan Rp 5.000 per kg ekspor,” sambung dia.

Di sisi lain, alokasi ikan untuk ekspor berkurang karena meningkatnya konsumsi ikan di masyarakat Indonesia. Hal ini seperti buah simalakama, di mana masyarakat telah mengerti pentingnya makan ikan sekaligus membuat ekspor berkurang. [newline]Terkait target ekspor, Perum Perindo menargetkan nilai ekspor hingga 22 juta dollar AS hingga akhir tahun 2019. Selain mengejar sertifikasi, Perum Perindo bakal mengintegrasikan operasi kapal untuk menyebarnya di beberapa titik yang paling potensial, termasuk produksi budidaya di hulu. Sebetulnya kata Risyanto, mendapat sertifikasi bukanlah hal yang sulit mengingat sudah banyak fasilitas pengolahan ikan yang telah tersedia. Hanya saja, perlu adanya konsistensi pelayanan yang baik, mulai dari awal hingga akhir proses pengolahan. Kembali ke soal pengolahan, Indonesia perlu memperbaiki sistem pengolahan ikan hingga mendapat sertifikasi Hazard Analytical Critical Control Point untuk bisa mengekspor ikannya di kawasan Asia.